Hadir dan Menginspirasi: Bupati Oskar Tekankan Pentingnya Ilmu dan Empati dalam Layanan Jiwa

INFOTOTABUAN.COM, MANADO — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) kembali menunjukkan keseriusannya dalam memperkuat sistem pelayanan kesehatan yang inklusif dan berkelanjutan. Hal ini tercermin dari kehadiran langsung Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., dalam agenda Pelatihan Tenaga Kesehatan Terpadu Kesehatan Jiwa yang digelar di Hotel Quality Manado, Jumat (20/06/2025).

Dalam kegiatan yang diikuti oleh tenaga kesehatan dari berbagai fasilitas layanan di Boltim ini, Bupati Oskar tampil sebagai narasumber utama. Ia tidak hanya menyampaikan materi pelatihan, tetapi juga memberikan motivasi dan arah kebijakan terkait urgensi pembangunan layanan kesehatan jiwa yang holistik.

“Siapa yang menguasai ilmu pengetahuan, akan menguasai dunia,” ujar Bupati dalam sambutannya yang disambut antusias peserta. “Karena dengan ilmu, kita bukan hanya membebaskan manusia dari keterbatasan fisik, tetapi juga dari belenggu mental dan stigma sosial yang membatasi pemulihan pasien.”

Menurut Oskar, pelayanan kesehatan jiwa tidak bisa dipandang semata sebagai tugas medis. Ia menekankan bahwa penanganan gangguan psikososial di masyarakat membutuhkan pendekatan kolaboratif yang melibatkan semua pihak, termasuk keluarga, masyarakat, dan pemerintah.


“Pelayanan kesehatan jiwa yang ideal bukan hanya soal menyembuhkan, tetapi juga soal memanusiakan. Kita harus membangun sistem yang mampu merangkul, memahami, dan mendampingi masyarakat secara utuh,” tegasnya penuh semangat.

Pelatihan ini merupakan bagian dari program peningkatan kapasitas SDM kesehatan Boltim, khususnya dalam memperkuat layanan primer berbasis komunitas. Kegiatan turut dihadiri oleh Kepala Bapelkes Provinsi Sulawesi Utara dr. Samuel Tanos, Pj. Sekretaris Daerah Moh. Iksan Pangalima, para instruktur nasional, serta perwakilan perangkat daerah.

Kehadiran langsung Bupati di forum pelatihan menjadi simbol nyata bahwa sektor kesehatan, terutama kesehatan jiwa, adalah bagian tak terpisahkan dari pembangunan manusia di Kabupaten Boltim.

Dengan pendekatan yang humanis dan berbasis ilmu, Pemerintah Boltim terus membuktikan bahwa pembangunan sejati tidak hanya bicara beton dan bangunan, tetapi juga menyentuh jiwa dan kehidupan masyarakat hingga ke lapisan paling dasar.(DM)

Bagikan Berita ini