Pemkab Boltim Terima Bantuan Mobil Tangki dan Hidran Umum dari BPPW Sulut

INFOTOTABUAN.COM Boltim – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) menerima bantuan berupa satu unit mobil tangki air dan empat hidran umum dari Balai Prasarana Permukiman Wilayah Sulawesi Utara (BPPW Sulut), Jumat (9/5/2025).

Bantuan tersebut diserahkan langsung kepada Bupati Boltim, Oskar Manoppo, S.E., M.M., di halaman Kantor Bupati. Bantuan ini merupakan bentuk dukungan pemerintah pusat dalam memperkuat layanan air bersih, khususnya bagi masyarakat terdampak banjir di Desa Togid.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Boltim, Harris Pratama Sumanta, S.T., M.T., menjelaskan bahwa banjir beberapa waktu lalu telah merusak jaringan distribusi pipa serta Intake Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Togid.

“Bantuan ini sangat penting untuk memaksimalkan pelayanan air bersih kepada warga yang terdampak. Saat banjir melanda, pipa distribusi dan intake SPAM Togid rusak parah, sehingga suplai air bersih terhenti,” ujar Harris.

Ia mengungkapkan, bantuan ini berhasil diperoleh berkat komunikasi intens yang dilakukan Kepala BPBD Boltim dengan pihak BPPW Sulut. “Alhamdulillah, dari hasil lobi tersebut, kita mendapatkan satu mobil tangki dan empat hidran umum,” tambahnya.

Lebih lanjut, Harris berharap bantuan ini bisa segera digunakan untuk memulihkan layanan air bersih di Desa Togid serta memperkuat sistem pelayanan dasar di wilayah lain yang berpotensi terdampak bencana.

Sementara itu, Bupati Oskar Manoppo menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan. Menurutnya, dukungan ini menjadi bukti kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi situasi darurat.

“Ini adalah bentuk perhatian nyata dari pemerintah pusat melalui BPPW Sulut. Kami akan memastikan bantuan ini dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat,” ujar Oskar.

Dengan adanya tambahan armada dan fasilitas hidran, Pemkab Boltim optimistis bisa memberikan pelayanan air bersih yang lebih cepat dan merata, terutama saat kondisi darurat.(DM)

Bagikan Berita ini