Ini Kata Bendahara KPU Bolmut Terkait Pembobolan Brankas

Infototabuan.com, Boroko – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) sempat kecolongan setelah pencuri masuk dan menggondol uang sejumlah kurang lebih 80 juta, senin (4/2) kemarin.

Sejauh ini pihak kepolisian masih menindak lanjuti perkara pencurian di KPU dengan bertanya kepada beberapa saksi yang terlibat dengan keberadaan uang di dalam brankas yang di bobol.

Menurut keterangan dari Bendahara APBD KPU Bolmut, Swarsi Hinur yang merupakan salah satu dari saksi mengatakan bahwa, uang yang hilang dari dalam brankas tersebut merupakan uang sisa pajak yang belum sempat di bayarkan.

“Uang tersebut merupakan murni uang pajak yang belum sempat di bayarkan” kata Swarsi ketika di wawancara oleh media Infototabuan, Selasa (5/2).

Dia menerangkan, bahwa brankas tersebut di simpan di bawah meja dalam ruangan yang merupakan tempat penyimpanan brankas sejak dulu, brankas tersebut juga di gunakan untuk menyimpan uang.

“Uang tersebut jumlahnya kurang dari 80 Juta yang sebenarnya akan segera di bayarkan ke kantor pos dalam waktu satu atau dua hari setelah menunggu rampungnya SPJ, tetapi uangnya malah hilang di bobol pencuri” jelasnya.
(Rudy)

Bagikan Berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *