INFO TOTABUAN, BOLMUT – Menindak Lanjuti Aksi demo masyarakat Desa Langi Kecamatan Bolangitang Barat, dengan Masa yang kisaran berjumlah 30 orang tersebut yang menuntut agar pihak pemerintah Desa melakukan rapat umum secara rutin terkait penggunaan Dana Desa (Dandes) dan Alokasi Dana Desa (ADD), Senin (31/7) Kemarin.
Hal tersebut mendapat tangapan dari salah satu Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut ) yakni Mulyadi Pamili. Ia mengatakan, bahwa hal yang tidak mungkin Ada demo dari masyarakat kalau pengelolan Anggaran dana desa (ADD) Dan Dana desa dilakukan secara transparan.
“Seharusnya Pemerintah Desa dalam mengelola ADD dan DD selain harus sesuai dengan juknis juga harus tepat sasaran Penggunaannya, harus melalui musyawarah dengan masyarakat setempat,”Teranya.
Lanjutnya mengatakan, bahwa Saya teringat peribahasa lama “Ada asap, pasti ada api”, Kejadian demo di Desa langi hanya sebagian kecil dari polemik dan masalah yang Ada di desa, Sehubungan dengan Dandes Dan ADD.
“Untuk itu, Saya minta Inspektorat harus turun langsung mengawasi, jangan cuma diam ditempat dan tunggu laporan saja. Demikian juga, Dinas PMD agar jangan Turut campur dalam pengelolaannya,” Tegas Ketua Fraksi Nasdem.
Sementara itu, Sangadi Desa Langi Mochdar S Masuara mengatakan bahwa sudah melakukan rapat umum secara rutin. hanya saja, orang – orang yang melakukan aksi demo tidak pernah hadir dalam rapat.
” Soal transparansi anggaran sudah kami lakukan, lihat saja sudah ada tiga baliho penggunaan anggaran yang kami pampang dibeberapa titik desa,” jelasnya.(Awal/Frian)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan