Selasa , 4 Agustus 2026

Walikota Kotamobagu Terima Audiens Silaturahmi BPJS Kesehatan Tondano

Kotamobagu – Komitmen untuk memastikan tidak ada lagi warga yang kesulitan berobat karena terkendala biaya, kembali ditegaskan Pemerintah Kota Kotamobagu.

Wali Kota Kotamobagu, dr. Weny Gaib, Sp.M., menerima audiensi silaturahmi Kepala Kantor Cabang BPJS Kesehatan Tondano, Djamal Adriansyah, bersama jajaran di Ruang Kerja Wali Kota, Selasa (28/07/2026).

Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi biasa. Ini adalah momentum strategis untuk mengunci sinergi, mengevaluasi capaian, dan merumuskan langkah konkret untuk mengakselerasi Universal Health Coverage (UHC) di Kotamobagu.

Fokusnya satu: bagaimana agar seluruh masyarakat Kotamobagu terlindungi secara menyeluruh oleh program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).Wali Kota Weny Gaib menegaskan, UHC bukan sekadar angka di atas kertas. UHC adalah pondasi keadilan kesehatan.

“Agar pelayanan kesehatan dari BPJS dapat dirasakan secara efisien dan efektif, daerah kita memang harus diposisikan pada cakupan UHC. Ini penting agar tidak ada lagi hambatan prosedural ketika warga membutuhkan penanganan medis mendesak,” tegas Weny Gaib.

Menurutnya, kunci mencapai UHC adalah sinergi solid, mulai dari dukungan penganggaran daerah hingga pembenahan sistem pendataan peserta agar tepat sasaran dan berkelanjutan.

 

Tak hanya berdiskusi di meja rapat, kedua pihak sepakat akan turun langsung ke masyarakat. Pemkot dan BPJS Kesehatan akan menggelar sosialisasi terpadu untuk mengedukasi warga soal hak dan kewajiban peserta, serta meluruskan alur layanan yang sering disalahpahami, mulai dari Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) hingga proses rujukan ke rumah sakit.

Sementara itu, Kepala Cabang BPJS Kesehatan Tondano, Djamal Adriansyah, membeberkan data menggembirakan. Program JKN di Kotamobagu berjalan sangat aktif.

“Dalam satu tahun terakhir, kurang lebih 345 penduduk di Kotamobagu telah dibantu melalui program JKN. Jika dirata-ratakan, layanan yang diberikan mencapai sekitar 28 ribu per bulan,” ungkap Djamal.

Ia pun memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkot Kotamobagu.

“Kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada Pak Wali Kota karena mendapat dukungan penuh dari beliau beserta jajarannya. Tanpa dukungan beliau program ini tidak bisa berjalan maksimal,” ucapnya.

 

Dalam pertemuan itu, Djamal juga membawa kabar baik bagi ASN. Kini ada kebijakan baru yang lebih ringan.

“Sekarang ASN daerah dapat mendaftarkan anggota keluarga tambahan dengan iuran yang lebih efisien dibandingkan skema mandiri. Yang bisa ditambahkan antara lain orang tua, mertua, hingga anak keempat, yang sebelumnya belum terakomodasi. Ini merupakan salah satu benefit bagi ASN sebagai penyelenggara negara,” jelasnya.

Dengan kolaborasi yang semakin solid ini, Pemkot Kotamobagu optimistis mimpi besar pelayanan kesehatan yang adil, merata, dan berkualitas bagi seluruh warga bukan lagi sekadar wacana.

Bagikan Berita ini