Minggu , 23 Agustus 2026

Bupati Boltim Menghadiri Pelantikan 21 Panwaslu Kecamatan Sekaligus Memberikan Wejangan

INFOTOTABUAN.COM,Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sam Sachrul Mamonto hadiri pelantikan dan pembekalan Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan (Panwascam) untuk pemilu serentak tahun 2024, di Hotel Sutan Raja Kotamobagu, Jum’at, (28/10/2024) kemarin.

Melalui kesempatan tersebut Bupati mengucapkan selamat kepada selamat kepada Panitia Pengawas Pemilihan Umum Kecamatan yang baru saja dilantik.

Bupati mengatakan panwaslu kecamatan, adalah panitia yang dibentuk oleh Panwaslu Kabupaten/Kota yang bertugas untuk mengawasi penyelenggaraan Pemilu di wilayah kecamatan sesuai dengan Undang-Undang No 07 Tahun 2017 tentang tunggas wewenang dan kewajiban.

“Sebagai fungsi pengawasan pelaksanaan pemilihan umum, bupati mengharapkan Panwaslu Kecamatan dapat menunjukkan kinerja yang berkualitas dan profesional. dengan merujuk kepada peraturan perundang-undangan yang sudah ditetapkan,” terangnya.

Sebagai mantan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang pernah menyelenggarakan tahapan-tahapan Pemilihan Umum Legislatif, Pilpres dan Kepala Daerah, Bupati Bolaang Mongondow Timur, Sam Sachrul Mamonto (SSM), S.Sos, M.Si, turut memberi motivasi dan wejangan kepada Panitia Pengawas Kecamatan (Panwascam) se-Boltim, usai prosesi pelantikan di Ballroom Hotel Sutanraja Kotamobagu.

“Saya memberi motivasi bukan karena saya sebagai Bupati, tapi karena saya mantan penyelenggara. Kenapa pengawasan harus bisa berjalan dengan baik karena ada keuangan negara yang dipakai dalam setiap tahapan penyelenggaraan. Kalian harus bisa membangun network dan membangun komunikasi,” ujar mantan ketua KPU Bolmong sekaligus Boltim dan Bolsel ini.

Ditempat yang sama, Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Boltim, Harmoko Mando, mengatakan sebagai Panwaslu setidaknya ada 3 prinsip yang harus dipegang dalam menjalankan kewajiban dalam pelaksanan pemilu serentak tahun 2024 mendatang.

“Independen, integritas dan imparsial, adalah prinsip yang harus kita implementasikan, jangan nanti hanya dijadikan sebagai slogan saja,” ujar Harmoko.

Bagikan Berita ini