Jumat , 9 Oktober 2026

Sensus Ekonomi 2026 Telah Berbunyi, Pemkot Seruhkan Gerakan Besar Bagi Pelaku Usaha

KOTAMOBAGU – Lonceng Sensus Ekonomi 2026 telah berbunyi. Pemerintah Kecamatan Kotamobagu Barat menyerukan gerakan kolaborasi besar: semua pelaku usaha, dari pedagang kaki lima hingga toko online, wajib tercatat.

Bukan sekadar sensus biasa. Ini adalah penentuan arah masa depan ekonomi Kotamobagu. Maklum, Kotamobagu Barat adalah jantung pertumbuhan ekonomi daerah. Denyut perdagangan, jasa, UMKM, pusat pertokoan, kuliner viral, ekonomi kreatif, hingga bisnis digital, semuanya berpusat di sini.

Plt. Camat Kotamobagu Barat, Sahaya S. Mokoginta menegaskan, jika pendataan di wilayahnya akurat, maka potret ekonomi Kotamobagu akan terlihat jelas dan kebijakan pemerintah akan tepat sasaran.
“Sensus Ekonomi merupakan investasi data untuk masa depan pembangunan. Data yang akurat akan menghasilkan kebijakan yang tepat sasaran,” tegas Sahaya, Sabtu (18/7/2026).
BPS tidak pandang bulu. Sensus kali ini menyasar SELURUH kegiatan usaha di luar sektor pertanian.

Siapa saja yang akan didata?

Mulai dari usaha mikro, kecil, menengah, usaha besar, pedagang kaki lima, home industri, online shop, koperasi, hingga perusahaan dan jasa profesional. Jika Anda punya usaha, Anda adalah target sensus.

Petugas BPS nantinya akan door to door mendatangi rumah dan tempat usaha warga. Masyarakat diminta untuk menerima petugas dengan baik dan memberikan data yang benar, lengkap, dan jujur.

Untuk Apa Datanya?

Hasil Sensus Ekonomi 2026 ini sangat vital. Data ini akan membongkar struktur ekonomi Indonesia secara detail: persebaran usaha, kontribusi setiap sektor, skala usaha, jumlah tenaga kerja, hingga penggunaan teknologi digital.

Manfaatnya kembali ke masyarakat:

1. Dasar pengembangan UMKM dan penciptaan lapangan kerja

2. Pancingan untuk meningkatkan investasi daerah 3. Pembangunan infrastruktur pendukung kawasan ekonomi

4. Penguatan ekonomi digital, perdagangan dan jasa

5. Program pemberdayaan masyarakat yang benar-benar sesuai kebutuhan.

Sahaya menambahkan, gerakan ini sejalan dengan komitmen Wali Kota Kotamobagu Weny Gaib dan Wakil Wali Kota Rendy Virgiawan Mangkat yang mendorong pemerintahan berbasis data yang valid dan berkualitas.
Gotong Royong Sukseskan Sensus
Untuk itu, Sahaya menginstruksikan seluruh lurah, perangkat kelurahan, LPM, Ketua RT/RW, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda untuk mengawal penuh petugas BPS di lapangan.

“Mari kita bersama-sama membantu mensukseskan Sensus Ekonomi 2026. Dukungan seluruh unsur pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan agar tidak ada satupun pelaku usaha yang terlewat dalam pendataan,” ajaknya.

Ia mengimbau warga untuk menyiapkan informasi dasar usahanya dari sekarang. Dan yang paling penting, jangan khawatir.

“Seluruh informasi yang diberikan masyarakat dijamin kerahasiaannya dan hanya digunakan untuk kepentingan statistik sesuai peraturan perundang-undangan,” tutup Sahaya.

Keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 adalah keberhasilan kita bersama untuk mewujudkan Kotamobagu yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan.

Bagikan Berita ini