INFOTOTABUAN.COM BOLTIM — Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim), Oskar Manoppo SE MM, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan kepentingan masyarakat penambang di wilayahnya. Persoalan tambang rakyat, menurutnya, menjadi perhatian serius Pemkab Boltim karena menyangkut mata pencaharian banyak warga.
“Pemkab Boltim saat ini terus memperjuangkan tambang rakyat agar bisa ditetapkan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) oleh pemerintah pusat, sehingga masyarakat dapat bekerja secara aman dan legal,” ujar Bupati Oskar, Senin (11/8/2025).
Terkait tambang rakyat di Desa Tobongon yang saat ini dipasangi garis polisi, Bupati memastikan pemerintah daerah tidak tinggal diam. Ia menyebut pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Kepolisian untuk mencari solusi terbaik.
“Kami tidak membiarkan masalah ini berlarut-larut. Pemerintah akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian agar tambang tersebut bisa dibuka kembali, mengingat banyak warga, khususnya di Kecamatan Modayag, yang selama ini bergantung hidup dari kegiatan tambang itu,” jelasnya.
Tambang Tobongon sendiri memiliki sejarah panjang. Lokasi ini telah dikenal sejak zaman pemerintahan Belanda dan menjadi salah satu sumber penghidupan utama bagi warga sekitar, terutama masyarakat di Kecamatan Modayag. Bagi banyak keluarga, aktivitas di tambang ini telah menjadi warisan mata pencaharian turun-temurun yang menopang ekonomi rumah tangga mereka.
Dengan langkah ini, Pemkab Boltim berharap masyarakat tetap dapat bekerja tanpa rasa takut, sekaligus memastikan aktivitas penambangan berjalan sesuai aturan dan memperhatikan keselamatan serta kelestarian lingkungan.(DM)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan