INFOTOTABUAN.COM, BOLTIM-Lakalantas antara Mobil Toyota Rush yang di kendarai Kadisdukcapil Boltim Subari Manangin dengan kendaraan Roda Dua milik pak gembala yang di kendarai dua orang mahasiswa teologi asal desa Dodap beberapa pekan lalu kini berakhir secara damai.

Dalam peristiwa yang terjadi di ruas jalan Ratahan tepatnya di desa Motongkad Kecamatan Motongkad itu, tidak ada korban jiwa hanya kendaraan mobil dan roda dua yang rusak ringan.
“Perkara tersebut kami sudah selesaikan secara damai, Karena kedua belah pihak baik dari pengendara roda empat dengan pihak roda dua dalam hal ini saya dan pak gembala Steven Pangkong yang di dampingi sang isteri Meylita Mamanua telah melakukan kesepakatan perdamaian,” terang Subari di ruang kerjanya pada Selasa, (30/04/2024).

Subari juga menambahkan, selain telah melakukan perdamaian antar kedua belah pihak, pihaknya juga telah memenuhi kewajiban apa yang menjadi kesepakatan.
“Alhamdulillah kami sudah ketemu dan pak gembala juga sudah menyepakati. Kami sudah tandatangani berita acara damai dan kuitansi bukti serah terima biaya perbaikan kendaraan,” tutur Subari.

Sementara itu, Pak Gembala (SP) menambahkan, bahwah dalam hal ini yang terpenting adalah perdamaian, dan puji Tuhan kami sudah menyepakatinya.
“Semogah dengan kejadian ini, kita bisa mengambil hikmahnya yang awalnya tidak saling kenal kini sudah saling mengenal satu sama lain. Dan terkait postingan-postingan yang beredar di media sosial, saya berharap tidak ada lagi, dan kalo boleh langsung di hapus saja agar tidak ada Oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab memanfaatkan kejadian tersebut,” tutup pak Gembala. (Joe)
Terinformasi Kadisdukcapil sambangi, kepala desa Dodap, dan mahasiswa yang mengendarai roda dua tersebut di Sekolah Tinggi Pentakosta Moaat.
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan