Advertorial

Walikota Tatong Bara , Sambut Hangat Kunker Ketua DPRD Sulut Bersama Rombongan

Infototabuan, Kotamobagu- Wali Kota Kotamobagu, Tatong Bara, menerima kunjungan kerja Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), dr Fransiskus Andi Silangen beserta Ketua dan anggota Komisi I, bertempat di aula rumah dinas wali kota, Kamis (4/3).

Kunjungan kerja para legislator gedung cengkeh di Kotamobagu itu, sekaligus melakukan studi lapangan terkait penyaluran dan pengelolaan dana desa di Kotamobagu tahun anggaran 2020.

Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Kotamobagu, Teddy Makalalag, saat membacakan amanat dan sambutan wali kota, menyampaikan ucapan selamat datang kepada Ketua DPRD Provinsi Sulut bersama Ketua Komisi I beserta anggota di daerah Kota Kotamobagu. “Dega Niondon Komintan (selamat datang semuanya). Saya atas nama pribadi dan seluruh masyarakat Kotamobagu ingin menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama ketua dan anggota Komisi I yang sudah berkenan melaksanakan kunjungan kerja di wilayah Kota Kotamobagu,” ucapnya.

Lebih lanjut Teddy mengatakan, serangkaian kunjungan kerja Ketua dan Anggota DPRD Provinsi Sulut terkait penyaluran dana desa pada tahun 2020, dirinya memaparkan, bahwa jumlah anggaran dana desa di Kota Kotamobagu sebesar Rp22.362.109.000 yang diperuntukan pada 15 desa dengan serapan dana sebesar 100 persen. “Penggunaan dana desa tahun anggaran 2020 dibagi menjadi tiga bidang, yaitu bidang pembangunan desa dengan jumlah total anggaran sebesar Rp12.534.631.272 diperuntukan untuk pembangunan jalan desa, drainase, jembatan, air bersih, MCK, PAUD, rumah layak huni dan irigasi,” ujarnya.

Selanjutnya bidang pemberdayaan masyarakat desa, dengan total anggaran sebesar Rp6.760.577.728, diperuntukan untuk bantuan kelompok perikanan, pertanian dan UMKM serta dukungan bantuan pendidikan bagi siswa miskin termasuk juga untuk penanggulangan covid-19. Bidang penanggulangan bencana darurat dan mendesak desa, total anggaran sebesar Rp3.066.900.000 diperuntukan untuk bantuan langsung tunai desa atau BLT dana desa.

Sementara itu dalam sambutannya, Ketua DPRD Provinsi Sulut, dr Fransiskus Andi Silangen, berharap agar dana desa yang telah dikucurkan pemerintah selama ini bisa menggerakkan ekonomi masyarakat desa. “Sebab sejauh ini saya melihat dana yang disiapkan belum bisa menggerakkan ekonomi rakyat. Sehingga ini jadi tugas dari dinas terkait dalam hal ini Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD), untuk membimbing semua kepala desa, agar segala sesuatu yang dianggarkan ini bisa bermanfaat,” harap Silangen.

Dirinya pun mendorong agar Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di setiap desa harus lebih dimaksimalkan, dalam mendorong ekonomi masyarakat secara nyata dan terasa. “Penggunaan dana desa ini harus bisa menggerakkan ekonomi kerakyatan, bukan hanya untuk infrastruktur yang tidak ada profitnya,” tandasnya. (Adve)

Bagikan Berita ini
To Top