INFOTOTABUAN.COM, NASIONAL -Nurdin Abdullah menggunakan rompi oranye KPK bersama dua orang lainnya. Dalam jumpa pers ini hadir Ketua KPK Filri Bahuri dan Juru Bicara KPK ALi Fikri.
“Pagi hari ini kami akan menyampaikan terkait dengan penanganan perkara dugaan korupsi,” kata Ketua KPK Firli Bahuri, Minggu (28/2/2021).
Dilansir dari IDNTimes bahwa Selain Nurdin ada dua orang lainnya yang juga ditetapkan tersangka.
“Berdasarkan keterangan saksi dan bukti, KPK berkeyakinan bahwa tersangka dalam perkara ini 3 orang. Pertama penerima, NA dan IR, sedangkan pemberi adalah AS,” ungkap Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dalam konferensi pers Sabtu dini hari (28/2/2021).
Sebelumnya Nurdin dan lima orang lainnya terjaring operasi tangkap tangan KPK di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Sabtu dini hari. Mereka tiba di Gedung Merah Putih Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jakarta Selatan, Sabtu pagi.
“Pihak-pihak yang diamankan telah sampai Jakarta dan sekitar jam 09.45 WIB tiba di Gedung Merah Putih KPK,” ujar Pelaksana Tugas Juru Bicara KPK, Ali Fikri.
Sebelumnya Ali menjelaskan, enam orang yang diamankan tersebut berlatar belakang kepala daerah, pejabat Pemprov Sulawesi Selatan, dan swasta. Namun, ia belum merinci identitas dari masing-masing orang yang diamankan.
“Tim KPK akan segera melakukan permintaan keterangan terhadap pihak-pihak dimaksud dan dalam waktu 1×24 jam KPK akan segera menentukan sikap,” ujarnya.
Di belakang meja jumpa pers, Nurdin dan dua orang lainnya dipamerkan. Namun mereka membelakangi dan menghadap ke dinding. Konferensi pers masih berlangsung.
Sebelumnya, Nurdin Abdullah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) KPK. Dia telah tiba di Gedung KPK, pagi ini. Namun saat memasuki gedung KPK, Nurdin mengaku sedang tidur ketika ditangkap. “Saya lagi tidur, dijemput,” kata Nurdin.
Juru Bicara Nurdin, Veronica Moniaga, juga menegaskan ketidakbenaran informasi beredar di media bahwa sang gubernur terkena operasi tangkap tangan. Sebab saat hendak dibawa petugas KPK, Nurdin sedang istirahat. Dan dia bersedia dibawa karena akan menjadi sebagai saksi.
(adink/IDNTimes)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan