Infototabuan.com, Kotamobagu – Pelajar dari SMA Negeri 1 Kotamobagu mengelar aksi unjuk rasa di dalam sekolah dan di luar sekolah, Kamis (30/08)
Para pelajar membawa bermacam spanduk dan kertas bertuliskan tuntutan mendesak untuk di copotnya jabatan Dra Hj Nursiati Pobela sebagai Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kotamobagu.
Kordinator Unjuk Rasa Siswa Pelajar SMAN 1 Kotamobagu, Muhammad Syafi’i Korompot mengatakan aksi unjuk rasa ini menuntut Kepala Sekolah untuk transprasi dalam pengunaan dana Bantuan Operasianal Sekolah (BOS).
“Kami juga keberatan atas sumbangan uang komite sebesar Rp. 900rb per siswa.” Ungkap Muhammad Syafii Korompot.
Syafii juga menjelaskan bahwa pada tahun 2016 uang komite telah ditiadakan, kemudian tahun 2017 uang komite kembali ada, “dengan alasan sumbangan orang tua sebesar Rp. 400rb dan tahun ini 2018 naik menjadi Rp. 900rb.” Tutur Syafii Korompot.
Meski sudah ada pertemuan antara perwakilan dari pihak pelajar dan pihak sekolah di dampingi oleh pihak kepolisian, namun pertemuan tersebut menurut Syafii Korompot belum ada hasil yang memuaskan dan akan terus mengelar aksi hingga tutuntanya di penuhi.
Sementara itu, dari pihak Sekolah dalam hal ini Dra Hj Nursiati Pobela selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Kotamobagu mengungkapkan bahwa pihaknya sudah menjalankan dana BOS secara transparasi dan sesuai dengan mekanisme dan aturan.
“Pihak Sekolah juga sebelumnya sudah mengelar rapat dengan orang tua dan komite dan Pihak sekolah juga sudah menjelaskan pengunaan Dana BOS dan Dana Komite secara terbuka dan transprasi.” Ungkap Nursiati Pobela.
Selanjutnya, Pihak Sekolah nantinya akan mengelar pertemuan kembali bersama Pihak Sekolah, Komite, Orang Tua Siswa serta Pelajar guna mencari solusi atas persoalan ini. (Ainur Rofi)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan