InfoTotabuan.Com, Kotamobagu – Masita Paputungan, Warga Kelurahan Mongkonai, Kecamatan Kotamobagu Barat, pemilik usaha komoditi kemiri, naiknya tempo kemiri dia berpeluang sukses besar dengan usaha yang digelutinya.
Mantan kata Masita, harga kemiri turun drastis bahkan hasil penjualannya tidak sesuai dengan proses pengolahan, membuat pajak para para petani kemiri di Kotamobagu tidak memiliki gairah pohon kemiri. “Nah, kali ini harga cukup tinggi karena ada musin cuaca panas, bahkan lebih unggul harga dengan kopra, sebenarnya para petani tahu bahwa tanaman dapat digunakan untuk menunjang hasil panen pada saat dimusim kemarau musim panas panjang harga kemiri bisa mahal , ”Kata Masita, senin (27/08).
Dengan begitu kata dia lagi, membuat harga di bawah kemarau kemudian harga kemiri bisa diharapkan. “Selain harga kemiri mahal dimusim panas, buahnya juga meningkat lebih banyak dan lengkap, saat ini harga kemiri di Kotamobagu Rp 7-8 ribu per kilo gram, ini adalah harga yang sangat mahal. dan alhamdulillah dengan fakta harga bisa saya menunjang ekonomi keluarga mengatakan, ”akunya.(BT)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan