INFOTOTABUAN, BOROKO—Meski memiliki tunjangan yang kecil, tenaga pendidik di Bolmut masih bisa bekerja dengan ikhlas dan menciptakan hasil didikan yang handal.
Terpantau harian ini, hampir semua tenaga guru di Bolmut sangat memprihatinkan. Tak pelak mereka terpaksa mencari penghasilan tambahan Mulai jadi pedagang kue hingga bisnis kreditan. Berbeda dengan tenaga struktural yang terlihat matang dari segi tunjangan.
”Lima ratus ribu saja bagi guru non sertifikasi harus menunggu hingga 3 bulan baru dicairkan itupun tidak mudah. Harus melalui proses yang cukup panjang. Berbeda dengan tenaga struktural yang dicukupkan dengan
tingjangan mencapai 3 jutaan dan SPPD yang menyentuh angkah belasan juta,” kesal salah satu guru yang enggan namanya disebut.
Menurut dia, ”guru terkesan dianak tirikan, padahal, Bupati dan DPRnya saja hasil produksi tenaga guru namun, jasanya masih terlupakan. Kesejahteraannya sangat dibawah dari ASN lainnya,” terangnya.
Dihubungi terpisah, personil Dekab Bolmut yang juga disebut-sebut kans kuat ketua Dekab Bolmut Saiful Ambarak SpdI berjanji, akan mengevaluasi penghasilan guru dan nantinya akan dicarikan rumusan solusi agar guru masih bisa hidup layak.
”Nantinya kami akan mengevaluasi bersama eksekutif soal itu. Memang benar guru jasanya tak bisa dilupakan kami saja merupakan hasil dari poduksi mereka. Bukan janji, tapi kami akan berusaha agar kesejahteraan guru menjadi skal prioritas,” pungkas Ambarak. (Smob)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan