Kotamobagu – Masyarakat Kota Kotamobagu mendapat kesempatan memperoleh cabai rawit dengan harga lebih terjangkau melalui Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung di Pasar 23 Maret Kotamobagu, Senin (21/9/2026), mulai pukul 07.00 Wita.
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Kotamobagu, Noval Manoppo, mengatakan pelaksanaan GPM merupakan tindak lanjut hasil rapat koordinasi TPID Provinsi Sulawesi Utara bersama TPID kabupaten dan kota se-Sulawesi Utara. Kegiatan serupa dilaksanakan di sejumlah daerah sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas harga dan ketersediaan komoditas pangan.
“Berdasarkan hasil rakor TPID Provinsi dan TPID Kabupaten Kota se-Sulawesi Utara, maka akan dilaksanakan Gerakan Pangan Murah di beberapa lokasi di kabupaten kota, dan salah satunya di Kota Kotamobagu,” ujar Noval, Sabtu (19/9/2026). Dalam kegiatan tersebut, komoditas yang disiapkan adalah cabai rawit dengan harga Rp57.000 per kilogram.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara menyiapkan sebanyak 330 kilogram cabai rawit untuk masyarakat Kotamobagu. Menurut Noval, pelaksanaan GPM menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan stok sekaligus membantu mengendalikan harga komoditas pangan di pasaran. “Rencananya kita mulai jam 7 pagi. Komoditas yang akan dijual adalah jenis cabai rawit dengan harga Rp57.000 per kilogram. Stok yang disiapkan pemerintah provinsi sebanyak 330 kilogram,” jelasnya.
Noval berharap masyarakat dapat memanfaatkan kegiatan tersebut untuk memenuhi kebutuhan cabai rawit dengan harga yang lebih terjangkau. Pemerintah daerah juga berharap sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota melalui program pangan murah dapat terus diperkuat sebagai bagian dari upaya menjaga daya beli masyarakat dan mendukung stabilitas harga pangan di daerah.
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan