Info Totabuan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) hari ini menggelar Apel Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), Senin 17 Maret 2025.
Apel yang digelar di Aula Pohohimbunga Kantor Bupati Bolmut ini dipimpin langsung Bupati Bolmut Sirajudin Lasena, diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Bolmut.
Di kesempatan ini, Bupati Bolmut menyampaikan, walaupun di bulan ramadhan, namun ASN harus tetap disiplin dan profesionali ASN dalam melayani masyarakat.

Pihaknya menegaskan,, disiplin kerja harus dijaga, meskipun dalam suasana Ramadan, ASN harus tetap produktif serta memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
“Pelaksanaan apel ini bukan sekadar formalitas, melainkan harus diimplementasikan dalam bentuk kinerja nyata,” tegasnya.
Pihaknya juga mewanti-wanti seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk lebih proaktif dalam mengawasi dan memastikan kedisiplinan pegawainya, agar pelayanan publik tetap berjalan maksimal.
Bupati memerintahkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemda Bolmut umtuk mendukung penuh program strategis nasional yaitu Asta Cita, yang merupakan delapan program prioritas nasional di pemerintahan Presiden Prabowo – Gibran.

Peran aktif seluruh ASN dalam pengendalian inflasi juga menjadi hal penting menurut Bupati
Dirinya juga mengingatkan kepada segenap ASN , agar menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Saya ingatkan kepada seluruh ASN untuk menjadi teladan, jangan tergoda pada sikap hedon, jadikan bulan ramadan ini sebagai momentum introspeksi diri, dengan meningkatkan ibadah dan amal kebaikan,” ujarnya.
Di kesempatan ini juga, Bupati, Wakil Bupati Mohammad Aditya Pontoh dan Sekda Jusnan C. Mokoginta dengan resmi menyerahkan secara simbolis Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahap pertama Tahun 2025 kepada sejumlah Sangadi (Kepala Desa).

“Penyerahan ini merupakan bentuk dukungan serta komitmen Pemerintah Daerah dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa,” ujar Bupati dalam proses penyerahan ini.
Menurutnya, Dana desa memiliki peran strategis dalam mempercepat pembangunan di tingkat desa. Oleh karena itu menurut Bupati, pengelolaannya harus akuntabel, transparan, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.
Bupati menegaskan kepada sejumlah Sangadi, penggunaan dana desa harus tepat sasaran dan transparan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Dana ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat, transparansi dan akuntabilitas harus menjadi prioritas utama,” harapnya.

Di akhir penyampaiannya, Bupati mewanti-wanti para Sangadi dan Perangkat Desa agar berhati hati dalam pemanfaatkan dana tersebut dengan baik dan harus tepat sasaran, dan penuh tanggung jawab, sesuai dengan regulasi yang berlaku, serta memastikan bahwa program yang direncanakan benar-benar berdampak positif bagi kemashalatan rakyat.
(Advetorial/Ridwan).
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan