Reses Didapil I, Politisi PDIP Sumbangkan Hasil Pertanianya Kepada Masyarakat

INFOTOTABUAN,BOLMUT -Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) kembali melaksanakan masa reses untuk menjaring aspirasi masyarakat yang ada di III dapil, diantaranya dapi I,II dan dapil III,Senin (9/03).

Tampak sala satu Anggota DPRD Bolmut politisi Parta Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bolmut Moh Rafik Pangau saat melakukan reses diwilayah Kecamatan Kaidipang dapil I menjelaskan masa reses merupakan agenda penting yang sejatinya secara fungsional sebagai media menjaring aspirasi masyarakat.
Reses merupakan kewajiban bagi anggota DPRD,turun ke dapil masing-masing bertatap muka dengan masyarakat, menjaring informasi, menghimpun seluruhnya aspirasi yang ada dimasyarakat,baik secara individu,kelompok maupun kepetingan umum adalah tangung jawab wakil rakyat yang saat ini duduk di lembaga DPRD ,”katanya.

Dijelaskan juga,semua yang disampaikan melalui agenda reses nantinya akan kami tampung dan dijadikan referensi untuk pembahasan bersama unsure Pemda.Dari usulan masyarakat yang kami serap melalui agenda reses akan kami kawal dan Insyaallah dari semua usulan mudah-mudahan bisa terakomodir. Kami beroptimis, tugas DPRD adalah melayani masyarakat sehingganya kesemuanya akan kami kawal sebagai tangung jawab bersama,”tandas Ko Donni pangilan akrbanya.

Diketahui, dalam agenda reses tersebut dirinya tak tangung-tangung mengeluarkan dana pribadi untuk membagi kepada masyarakat. Tak mengunakan APBD ataupun APBN,angaran yang dikeluarkan dari jeripayah hasil ia bertani dan gaji ia duduk di DPRD.Dana alhmdulillah Allah SWT memberikan kelebihan rejeki untuk saya bagi,sehingganya ia bernazar untuk menyumbangkan rejekinya kepada masyarakat.Adapun bantuan yang diserahkan kepada masyarakat melalui uang pribadi antara lain,3 unit Katinting yang diserahakn didesa Solo,sebidang tanah untuk sarana olah senilai 85 Juta, pembangunan Mesjid AT Tauba sebesar 103 Juta didesa Pontak,rehab jembatan dengan jumlah penyebrangan anggaran senilai 46 Juta ditambah 3 unit jembatan penyebrangan dengan anggaran per jembatan 33 Juta Rupiah didesa Gihang,Pembuatan Plat Decker sebanyak 2 unit diperkebunan Huntong, pemberian banu adat 3 pasang didesa Boroko Timur.

Hal tersebut dilakukan semata-mata karna niat yang tulus serta keikhlasan dari hati,bahwa berbagi dengan masyarakat adalah hukumnya wajib.Apalgi jika apa yang kita berikan benar-benar dibutuhkan demi kepentingan masalahat umat.Dan semoga bisa diterima dengan ikhlas serta mampu membantu kepada masyarakat,”jelas Donni.

Pantauan media ini yang hadir dalam agenda reses tersebut yakni Camat Kaidipang,Danramil 1303 Kaidipang,Pimpinan dan seluruh Anggota DPRD Dapil 1,Kepala Desa se kec.Kaidipang,Ketua BPD dan tokoh tokoh masyarakat.(RK)

Bagikan Berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *