Aksi Kemanusiaan Sang Aleg,Rela Berjalan Kaki 4 KM Dan Dipenuhi Lumpur

INFOTOTABUAN,BOLMUT -Musibah banjir bandang dan longsor yang menimpa dibeberapa titik yang ada di Kabupaten Bolmong Utara (Bolmut) Khususnya di empat Kecamatan yakni Kecamatan Bolangitang Barat, Kecamatan Bolangitang Timur,Kecamatan Bintauna Dan Kecamatan Sangkub, kini mengetuk hati sala satu wakil rakyat yang juga politis PDIP itu.

Meski demikian, harus meninggalkan sala satu agenda penting yang dilaksanakan dikota Manado yakni legislatif Expo yang diikuti oleh DPRD Bolmut, namun tak menepi niat tulus untuk kembali ke Bolmut mengunjungi rakyat Bolmut yang saat ini lagi ditimpa musibah banjir bandang dan longsor Sejak Selasa (4/3) beberapa waktu lalu.

Moh Rafik Pangau atau sering disapa Ko Donni tiba dibolmut sejak Kamis (5/3) kemarin. Kendati demikian dirinya harus mengunakan jalur laut agar bisa sampai ke Bolmut,tak melemahkan niat tulus sang wakil rakyat itu.

Diketahui jalan trans sulawesi tidak bisa terhubung sejak banjir bandang Selasa beberapa waktu lalu,dikarenakan longsor yang bercampur lumpur dan puing-puing menghiasi akses jalan raya,melumpuhkan secara total akses jalan untuk dilalui. Sehingganya alasan utama dirinya harus mengunakan jalur laut dengan mengunakan perahu milik nelayan asal Kabupaten Bolmong untuk sampai ke Bolmut khususnya Desa Sangkub akses terdekat untuk dilalui mengunakan perahu.

Ke esokan harinya Jumat (06/3) bersama tim relawan yang dibentuk secara temporer,langsung bergerak cepat mengunjungi titik-titik kerusakan yang diakibatkan oleh longsor dan banjir bandang Sejak Rabu.Mengunakan kenderaan Mikro berwarna biru dan Kenderaan Pickup berwarna hitam yang berisi bantuan kebutuhan masyarakat yang lagi ditimpa musibah,Donni Pangau bersama dengan tim yang dibentuk langsung menyisir lokasi titik-titik yang terkena banjir dan longsor.

Dari empat Kecamatan yang terkena banjir, tiga diantaranya terbilang rusak parah dan wajib mendaptakan perhatian serius demi meringangkan beban saat ini. Yakni Desa Bohabak yang ada diwilayah Bolangitang Timur,Desa Tombolango,Desa Sangkub III, dan desa transmigrasi sidodadi yang ada di Kecamatan Sangkub.

Dari beberapa desa yang terkunjugi dan diserahkan bantuan, satu diantaranya terbilang sulit untuk dilalui. Selain akses jalan yang belum bisa ditempuh dengan kenderaan roda empat,akses jalan ditutupi oleh longsor berlumpur.Sehingganya bersama tim,Donni Pangau tanpa alas kaki bercampur lumpur harus berjalan kaki kuran lebih empat kilometer untuk sampai dititik lokasi yang mereka tuju.

Rasa syukur dan terharu,meski melewati akses jalur yang tak layak untuk dilintasi, berjalan kaki tanpa alas kaki, kurang lebih empat kilometer,Alhmdulillah dirinya mampu menembus jarak panjang bersama tim yang ia pimpin dan bisa melihat dari jarak dekat keluh,serta raut wajah penuh pengharapan dari warga yang terkena musibah,”ucap sang pria yang merelakan dirinya dipenuhi lumpur demi sebuah kemanusiaan.

Demi sebuah kemanusiaan, dirinya merasa perihatin yang mendalam setelah melihat kondisi para korban dengan jarak dekat. “uluran tangan dalam bentuk makanan,minuman serta pakaian layak pakai sunguh sangad berharga bagi mereka dengan kondisi saat ini. “Saya turut perihatin sedalam-dalamnya atas perstiwa tersebut,”ucapnya dengan nada renda mata berkaca-kaca.

Dari beberapa Kecamatan yang terkena musibah banjir dan longsor tentunya sangad mengharapkan perhatian serta uluran tangan dari kerabat,sahabat, unsure pemerintah untuk mengurangi beban yang mereka rasakan saat ini. Sebagai aksi nyata dalam bentuk kemanusiaan Donny menyerahkan bantuan berupa Makanan,Minuman dan pakaian layak pakai kepada beberapa desa yang saat ini ditimpa musibah,”ungkap sekertaris Fraksi PDIP tersebut.Donny menyebut ,bantuan yang diberikannya tidak seberapa.Namun, ia berharap niat tulus serta kehadirannya bisa meringankan beban warga yang terkena dampak banjir,”harapnya.(Tr-16)

Bagikan Berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *