Dekab Ajak warga Perangi Ehabon

Dekab Ajak warga Perangi Ehabon

INFOTOTABUAN, BOROKOMaraknya penyalahgunaan eha-bond dikalangan remaja dan pelajar di Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), perlu menjadi perhatian serius pemerintah, masyarakat dan orang tua. Bukan tidak mungkin, penggunaan lem yang mengandung zat Lysergic Acid Diethyilamide atau LSD ini dapat merusak kesehatan generasi penerus bangsa.

Diketahui, penggunaan zat berbehaya itu secara terus menerus akan mengakibatkan ketergantungan fisik dan psikologis. Selain itu, resiko yang pasti terjadi adalah kerusakan pada sistem saraf serta organ-organ penting lainnya, seperti jantung, paru-paru dan hati.

“Salah satu zat yang terdapat di dalam lem eha-bond adalah lysergic acid diethyilamide. Untuk itu, cara termudah mencegah kematian akibat penggunaan napza, adalah tidak menggunakannya sama sekali.Sebab,jika sekali kecanduan, akan memiliki ketergantungan fisik dan psikologis, yang bisa berlangsung seumur hidup,” kata praktisi kesehatan Sulut dr. Haz Algebra.

Haz mengungkapkan, sejauh ini memang masyarakat belum banyak yang mengetahui zat berbahaya dalam lem yang sering dihirup beberapa pelajar dan remaja ini. Berbeda dengan narkotika yang sudah banyak
tersebar informasi dan pengaruhnya terhadap kesehatan. Justru penyalahgunaan lem belum terlalu mendapat perhatian, padahal efeknya hampir sama dengan menggunakan narkotika.

“Seperti halnya rokok, lem mungkin terdapat zat boncengan lainnya yang belum diketahui efeknya bagi jantung, paru-paru, atau alat vital tubuh lainnya,” terang alumnus Fakultas Kedokteran Unsrat ini.

Menanggapi hal tersebut, Anggota Dekab Bolmut, Mulyadi Pamili SH angkat bicara, dia mengajak kepada seluruh masyarakat agar dapat membantu pihak kepolisian melakukan operasi pengguna ehabon baik saat
jam pelajaran sedang berlangsung maupun dimalam hari.

“Bila ditemukan ada anak muda yang sedang mengkonsumsi ehabon segera dilaporkan kepihak berwajib untuk dibina. Ini butuh peran serta bersama agar generasi muda kedepan tidak terpengaruh dengan hal-hal
seperti itu,” tegas politisi Partai Nasdem Bolmut itu.

Dia juga mengungkapkan, bahwa salah satu contoh efek dari penggunaan lem eha-bond baru-baru ini adalah upaya bunuh diri seperti yang terjadi di Kecamatan Bintauna minggu kemarin. “Kejadian di Bintauna kemarin akibat tidak berfungsinya akal sehat karena dipengaruhi eha-bond. Selain itu, zat yang terkandung dalam ehabon sangat
membahayakan bagi siapa saja yang menghirupnya,”tutupnya. (Smob)

Bagikan Berita ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *