INFOTOTABUAN,BOROKO—Ditengah krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium, Stasiun Pengisian Bahan baker Umum (SPBU) Kecamatan Bintauna mala melayani penjualan premium bersubsidi kepada sejumlah pengecer premium diwilayah Bintauna.
Terpantau harian ini, Minggu (4/2) sekitar pukul 08.30 Wita, SPU Bintauna melayani pengisian gelon maupun sejumlah kendaraan penampung BBM untuk dijual kembali di depot-depot pengecer. Bukan hanya premium bersubsidi yang dijual kepada pengecer bahkan BBM jenis solarpun dijual ke salah satu perusahan di Bintauna. “Kami melayani gallon tidak banyak hanya milik salah satu perusahan disini,” kata salah satu pengecer di SPBU Bintauna.
Penjualan BBM bersubsidi oleh SPBU Bintauna mendapat aksi protes dari sejumlah pelanggan yang sempat antri melakukan pengisian BBM. “Bensin sangat langkah bahkan SPBU sering kehabisan stok namun sejumlah depot disini tetap memiliki stok bensin. Kami sarankan, pihak SPBU tidak melayani gallon karena subsidi rakyat bukan untuk diperjual belikan namun diperuntukkan bagi masyarakat miskin. Kami yang berhak menggunakan subsidi malah tidak kebagian,” kesal salah satu pelanggan yang enggan namanya disebut.
Wakil ketua Dewan Kabupaten (Dekab) Bolmut Arman Lumoto MPdI geram ketika mengetahui ada SPBU di Bolmut yang menjual subsidi rakyat kepada sejumlah pengecer di Bolmut. Menurutnya, subsidi diperuntukkan bagi masyarakat tidak mampu bukan malah diperdagangkan pihak tertentu. “Kami akan melakukan Sidak di dua SPBU di Bolmut terkait adanya laporan itu. Kami mengingatkan pihak SPBU agar tidak melakukan pelayanan gelon ataupun ke sejumlah kendaraan yang dicurigai penampung BBM,” tegas Lumoto.
Sayangnya, Kapolsek Bintauna IPTU Ronal Mukuan belum bisa dihubungi. Saat dihubungi, nomor telepon 081356****25 dalam keadaan aktif tapi tidak menjawan. (Smob)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan