Penulis : Ismail Mobiliu
INFOTOTABUAN,BOROKO—Siapa tak kenal Basuki Tjahaja Purnama atau orang Jakarta menyebutnya Ahok. Gubernur DKI Jakarta namun dipatahkan oleh sejumlah kelompok besar yang tak menginginkan dia terpilih lagi. Ketegasannya membuat orang disekitarnya seakan mati kutu dibuatnya hanya demi memperjuangkan masyarakat miskin dan Ibukota.
Selain Ahok, Jimy Rimba Rogi juga terpaksa harus berhadapan dengan hukum dan dicegat ikut bertarung di Pemilihan Walikota (Pilwako) Manado 2015 silam. Kedua Tokoh ini dikenal sangat tegas dan memiliki karakter sama dalam membangun daerah yang berjuang dari pinggiran mengangkat masyarakat miskin agar hidup lebih sejahtera.
Tegas bukan keras. Keras hanyalah pemimpin yang otoriter mendahulukan kepentingan pribadinya bukan kepentingan rakyat. Tegas adalah karakter yang dibutuhkan diera modern bisa juga disebut pemimpin masah depan namun, banyak yang tidak menyukainya. Terbukti, pemimpin seperti ini selalu dilengserkan. Ditakutkan akan menjadi racun dan hama bagi orang-orang bejat yang hanya mengais keuntungan memuluskan niat jahat tanpa memikirkan daerah dan Negara.
Bagaimana dengan Karel Bangko SH, Tokoh dari ujung Sulawesi Utara (Sulut) namun dapat berkipra dipenghujung Nusantara. Dikenal tegas dan bertangan bajah namun seperti air saat berhadapan dengan rakyat dan kepentingan orang banyak. Dia disebut memiliki karakter yang sama dengan Ahok maupun Jimy Rimba Rogi nasibnyapun, hampir sama selalu dipatahkan saat niat baik mereka memperjuangkan daerah dan rakyat.
Sosok Karel adalah sosok yang tegas. Warga Bintauna berdarah Bolangitang namun dicintai masyarakat Bolmut memiliki jiwa petarung. Bertarung demi rakyat bahkan rela tidak ikut Pilkada Bolmut bila rakyatnya terbelah. Namun sosok Karel adalah kunci kemajuan Bolmut seperti halnya Jakarta maupun Manado.
“Dua kali berganti pimpinan dengan karakter yang berbeda Bolmut masih stagnan rakyat masih mengeluh kurang lapangan kerja dan susah mencari makan. Kami yakin, Karel bisa mengubah semua itu. Kami menaruh harapan besar kepadanya makmurkan Bolmut dan rakyatnya serta merubah paradikma berfikir bahwa kesejahteraan masyarakat adalah diatas segalanya,” kata akar rumput Bolangitang Fahmi Alamri.
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan