Aksi Demonstrasi Mahasiswa Sempat Memanas, Sekretaris DPRD Sulut: Fasilitas Kantor Masih Terjaga

SULUT – Sempat terjadi saling dorong antara peserta aksi dan kepolisian dan juga pelemparan botol plastik, batu krikil dan juga botol kaca dalam proses diskusi yang berjalan cukup alot antara pihak massa aksi dan DPRD Sulut.

Diskusi yang dimaksud adalah tentang tuntutan para demonstran ini meminta kepada pihak Anggota DPRD, Sekwan dan Kepolisian untuk masuk ke dalam ruangan Paripurna DPRD namun ditolak karena sedang ada perbaikan.

Para demonstran yang terhitung sekitar 430 orang di Kantor DPRD Sulut pada Jumat (23/8/2024) mulai membubarkan diri sekitar pukul 17.30 petang.

Pihak Sekertariat DPRD lewat Plh. Sekertaris DPRD Niklas Silangen melaporkan bahwa untuk fasilitas kantor DPRD masih terjaga.

“Sampai saat ini tidak ada. Memang sempat terjadi bakar ban dan aksi pelemparan tetapi tidak ada fasilitas kantor yang rusak.” syukur Silangen.

Silangen mengapresiasi pihak mahasiswa yang menyampaikan aspirasinya secara dewasa dan masih bisa menahan diri. Dirinya mengungkapkan terimakasih kepada pihak Kepolisian yang sudah menjaga proses demonstrasi dengan baik.

Setelah ini pihak Sekwan akan membuat laporan kepada Ketua DPRD Fransiscus Andi Silangen terkait rekomendasi yang sudah disepakati oleh massa dan perwakilan anggota DPRD.

Bagikan Berita ini