Jumat , 21 Agustus 2026

Jadi Sekolah Penggerak, SMPN 1 Kaidipang Targetkan SDM Unggul

 

Info Totabuan – Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 1 Kaidipang sejak akhir tahun 2021 silam mendapatkan predikat sebagai Sekolah Penggerak.

Ditetapkan sebagai Sekolah Penggerak di Bolmut, setelah melalui seleksi dari pusat dalam hal ini dilaksanakan oleh tim seleksi dari Kementerian Pendidikan.

Hal ini seperti disampaikan oleh Kepala Sekolah Munif Buhang, S.Pd, M.Si kepada media Info Totabuan saat bertandang ke SMP tersebut, Senin (06/02/2023).

“Kita sudah masuk tahun kedua sebagai Sekolah Penggerak, hal ini relevan Kurikulum Merdeka,” ujar Munif Buhang.

Kepsek SMPN 1 Kaidipang, Munif Buhang, S.Pd, M.Si
Kepsek SMPN 1 Kaidipang, Munif Buhang, S.Pd, M.Si

Menurut Kepsek, konsekwensi sebagai Sekolah Penggerak, ada target-target capaian sehingganya didukung oleh bantuan dana namanya Bos Kinerja yang bersumber dari APBN secara rutin.

“Sebagai Sekolah Penggerak, kedepan kami punya target diantaranya adalah, SMP ini berada di pusat Kabupaten, sehingga menjadi barometer buat sekolah lain yang ada di Bolmut,” harap Munif.

Munif memaparkan, Program Sekolah Penggerak merupakan upaya untuk visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

“Kita juga akan fokus pada pengembangan kualitas pembelajaran siswa secara holistik yang mencakup kompetensi literasi serta numerasi dan tak kalah penting adalah pembentukan karakter siswa,” papar Buhang.

Munif juga menambahkan, Program Sekolah Penggerak nantinya akan mengakselerasi sekolah dalam seluruh kondisi sekolah untuk bergerak lebih maju.

“Tidak hanya dalam soal akademik tapi di soal non akademik, kita juga akan giatkan ekstra kurikuler,” ucapnya.

Sekolah dengan jumlah siswa 270 orang, Pendidik 20 orang dan Tenaga Kependidikan lima orang ini pernah menjadi Juara Tiga dalam lomba Adiwiyata Provinsi tahun 2022 kemarin.

Dalam aspek ekstra kurikuler, sekolah ini memiliki Marching Band dan beberapa kegiatan ekstra kurikuler lainnya.

“Untuk mewujudkan hal ideal memang tak mudah, kita perlu kerja keras dan cerdas dalam mewujudkannya, dukungan semua stakeholder sangat menentukan,” tutup Munif Buhang.

(Ridwan)

 

Bagikan Berita ini