INFOTOTABUAN.COM, BOLMUT – Sangat Memprihatinkan Situs Makam Raja – Raja bintauna terkesan tidak terurus dan terbengkalai, padahal apa yg kita nikmati hari ini semuanya berkat apa yg mereka tinggalkan

Hal itu di ungkapkan Koordinator Pusat studi sejara dan kebudayaan Bintauna ( PUSAKA-BIN) Inomasa Studi Club’ (ISC), Rian Laurestabo, saat di temui oleh awak media di rumahnya,hari ini Rabu, (24/2/2021)

Pasalnya ISC melakukan ziarah dan wisata sejarah di situs makam raja bintauna yg berada di desa Pangkusa kecamatan Sangkub, Minggu (21/2/2021) dan menemukan keadaan makam yg sangat memprihatinkan.

“Sangat di sayangkan saat ziarah dan wisata sejara kemarin kami menemukan keadaan beberapa situs makam tidak terlihat karena di tutupi ilalang dan rumput liar yg tingginya melebihi tinggi orang dewasa dan beberapa bangunan makam yg telah rusak” ungkap Rian pengurus ISC dan juga ketua BPD desa padang barat ini
Menurutnya terakhir pemugaran dan pembersihan situs makam raja bintauna sejak tahun 2007 saat bapak Abdul Muis Suratinoyo Masi menjabat Camat Bintauna
“Tidak terurusnya makam raja bintauna wajar saja karena pemugaran terakhir itu 13 tahun yang lalu tahun 2007, saat itu camat bintauna masi bapak Abdul Muis Suratinoyo dan sampai saat ini sudah berganti beberapa kali camat bintauna belum ada pemugaran” Tamba Rian. (Adink**)
INFO TOTABUAN | Pusat Informasi Totabuan Pusat Informasi Totabuan